Potret Sosial – Budaya Masyarakat Desa Sumber Jeruk

  

Desa Sumber Jeruk yang terletak di Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso mempunyai kultur Madura. Anak muda dan masyarakat Bondowoso relatif masih lebih terbuka terhadap masuknya budaya luar. Kebudayaan dipelajari melalui sarana bahasa, bukan diwariskan secara biologis, dan unsur-unsur kebudayaan berfungsi sebagai suatu keseluruhan yang terpadu.

Kebudayaan terdiri dari nilai-nilai, kepercayaan, dan persepsi abstrak tentang jagat raya yang berada di balik perilaku manusia, dan yang tercermin dalam perilaku. Semua itu adalah milik bersama para anggota masyrakat, dan apabila orang berbuat sesuai dengan itu, maka perilaku mereka dianggap dapat diterima di dalam masyarakat.

Masyarakat Sumber Jeruk yang memiliki beragam budaya ini perlu dilestarikan, terlebih lagi nilai budaya yang masih sarat dengan nilai Islam. Dengan mengetahui budaya Desa Sumber Jeruk kita dapat mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang Sumber Jeruk, karena sebenernya orang Sumber Jeruk itu tidaklah seperti anggapan orang kebanyakan dan mempermudah dalam berinteraksi antar individu.

Kebaikan yang diperoleh oleh masyarakat Sumber Jeruk akan dibalas dengan serupa atau lebih baik. Namun, jika dia disakiti atau diinjak harga dirinya, tidak menutp kemungkinan mereka akan membalas dengan yang lebih kejam. Banyak orang yang berpendapat bahwa masyarakat Madura itu unik, estetis dan agamis. Dapat dibuktikan dengan banyaknya masjid-masjid megah berdiri di Madura dan tidak hanya itu saja, kebanyakan masyarakat Madura termasuk penganut agama Islam yang tekun, ditambah lagi mereka juga berusaha menyisihkan uangnya untuk naik haji. Dari hal tersebut tidak salah kalau masyarakat Sumber Jeruk  juga dikenal sebagai masyarakat santri yang sopan tutur katanya dan kepribadiannya.

Leave a Reply

Skip to toolbar