Kegiatan Lomba HUT RI Ke-73 Desa Sumber Jeruk

Pada tahun ini, tepat pada tanggal 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan yang ke-73. Seluruh kalangan masyarakat ikut serta dalam memeriahkan hari Kemerdekaan Indonesia. Mulai dari usia dewasa hingga anak-anak, mereka semua antusias dalam merayakan HUT RI yang ke-73. Terbukti dengan mulai dipasangnya bendera disetiap rumah, dihiasnya desa dengan pernak-pernik bendera Indonesia, dan diadakannya lomba sekaligus upacara 17 Agustus disetiap lapisan masyarakat.

Desa Sumber Jeruk juga turut serta dalam peringatan Kemerdekaan tahun ini. Salah satunya dengan mengadakan lomba 17 Agustus yang dapat diikuti oleh seluruh warga. Lomba ini bertujuan untuk merayakan HUT RI sekaligus untuk mempererat tali persaudaraan antar warga. Lomba ini diadakan mulai hari Sabtu, 11 Agustus 2018 – Rabu, 15 Agustus 2018 dimana perangkat Desa bekerjasama dengan mahasiswa KKN dari Universitas Jember dan STIE Mandala agar kegiatan ini terselenggara dengan baik.

Masyarakat cukup antusias dengan kegiatan ini. Terbukti dari banyaknya warga yang hadir dalam setiap rangkaian lomba 17 Agustus yang diadakan Desa Sumber Jeruk. Selain itu, total hadiah sebesar Rp 5.000.000,- membuat masyarakat semakin tertarik mengikuti berbagai macam lomba yang diadakan.

Pada hari Sabtu, 11 Agustus 2018 diadakan lomba mewarnai tingkat PAUD/ TK. Lomba ini diselenggarakan di Balai Desa Sumber Jeruk mulai pukul 07.30 sampai dengan selesai. Setiap anak diharuskan membawa perlengkapan mewarnai sendiri. Selain itu, setiap lembaga mengirimkan maksimal 5 peserta. Semua peserta cukup antusias dengan diadakannya lomba mewarnai ini. Selain mengasah kemampuan anak, dapat mengasah imajinasi dan kreativitas anak.

Pada hari Minggu, 12 Agustus 2018 diadakan 3 lomba yaitu, tartil, gobak sodor, dan domino. Pada pukul 09.00 lomba tartil diadakan di Balai Desa Sumber Jeruk. Setiap peserta harus berusia dibawah 15 tahun dan setiap lembaga maksimal mengirimkan 5 anak. Lomba tartil ini dibedakan antara juara laki-laki dan perempuan. Masing-masing anak kemudian diberikan nomor undian berupa ayat dan surat yang harus dibaca. Kemudian, mereka mulai menunjukkan kemahirannya dalam membaca Al-Qur’an dihadapan para juri. Dalam lomba ini, peserta dinilai mulai dari sikap, tajwid, dan juga panjang pendeknya bacaan.

Pada sore harinya diadakan lomba gobak sodor di Lapangan Garuda Sumber Jeruk. Lomba ini cukup terkenal dikalangan masyarakat Desa Sumber Jeruk. Terbukti dengan banyaknya warga yang ikut memeriahkan lomba ini dan hampir setiap tahunnya lomba gobak sodor diadakan disini. Lomba ini terdiri dari beberapa tim dimana masing-masing tim terdiri dari 7 orang. Setiap tim harus berloma-lomba untuk mendapatkan poin sebanyak mungkin dengan melewati baris pertahanan yang dijaga oleh peserta lawan.

Pada malam harinya, diadakan lomba Domino Umum. Lomba ini didominasi oleh bapak-bapak. Pada lomba ini, terdiri dari 2 orang per tim. Mereka diharuskan mengalahkan 2 orang lawan dari tim lain dengan bermain kartu Domino.

Pada hari Senin, 13 Agustus 2018 pukul 15.00 diadakan lanjutan dari lomba gobak sodor untuk menentukan juara 1, 2, dan 3. Pertandingan pun berlangsung cukup seru dan sengit. Masing-masing tim berlomba untuk menjadi juara. Pertandingan ini berlangsung hingga malam hari.

Selanjutnya, pada hari Selasa 14 Agustus 2018 diadakan lomba tarik tambang. Lomba ini diadakan di Lapangan Garuda Sumber Jeruk pada pukul 15.00. Masing-masing tim terdiri dari 5 orang. Setiap tim diharuskan untuk mengadu kekuatan dalam menarik tali tambang. Lomba ini juga disambut antusias oleh warga. Tak sedikit dari warga tertawa karena ekspresi peserta saat menarik tali tambang dan saat peserta jatuh ke tanah.

 

 

 

 

Hari Rabu, 15 Agustus 2018 merupakan hari terakhir dan puncak dalam rangkaian lomba 17 Agustus. Pada malam hari pukul 18.00 setiap warga berkumpul di Dusun Tengginah untuk mengikuti Jalan Jalan Obor/ Pawai Obor. Pesertanya pun beragam dari anak-anak, remaja, dan dewasa. Setiap peserta diharuskan membawa obor dan melakukan pawai menuju ke Balai Desa. Apabila memenuhi syarat, maka peserta tersebut berhak mendapatkan 1 kupon undian yang akan diundi di Balai Desa. Peserta yang memiliki obor terkreatif mendapatkan apresiasi dari panitia berupa kupon tambahan.

Warga Desa Sumber Jeruk yang mengikuti Jalan Jalan Obor ini sangatlah banyak. Beberapa dari mereka ada yang membawa obor, membawa kendaraan pribadi, bahkan ada yang membawa mobil pick up dan memutar musik sembari mengajak warga yang lain untuk ikut menari. Kegiatan ini ditutup dengan pembagian hadiah lomba 17 Agustus dan undian dengan hadiah utama berupa 1 buah televisi dan 2 buah kipas angin.

Leave a Reply

Skip to toolbar